Saturday , August 8 2020
Home / Hukum & Kriminalitas / Polres Nganjuk Gelar Konferensi Pers, Wabup Marhaen Rangkul Dua Tersangka Ini
(dari kiri) Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto

Polres Nganjuk Gelar Konferensi Pers, Wabup Marhaen Rangkul Dua Tersangka Ini

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kapolres Nganjuk AKBP Handono Subiakto menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Nganjuk terkait penangkapan tiga puluh tersangka kasus narkoba yang berhasil diamankan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk, Selasa (28/07).

Dalam konferensi pers yang turut dihadiri oleh Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk tersebut, AKBP Handono Subiakto mengatakan bahwa dari 30 tersangka tersebut merupakan ungkap kasus narkoba dari bulan Mei hingga Juli 2020.

“Dengan 22 perkara diantaranya 13 perkara narkotika shabu 17 orang dan ganja 2 orang, 9 perkara Okerbaya Pil doubel L 10 orang dan Pil Yarindo 1 orang,” ungkap Kaplores.

“Dari 30 tersangka tersebut kebanyakan tersangka berstatus pengedar dan dari 30 tersangka itu juga dua diantaranya adalah seorang pelajar,” tambahnya.

Kapolres Nganjuk menjelaskan bahwa selain mengamankan tersangka, jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 13,53 gram sabu, 119,18 gram ganja, 9.283 butir Pil Doubel L, 190 butir pil yarindo.

Saat ditemui usai konferensi pers, Wabup Marhaen mengaku sangat prihatin. Nampak dalam konferensi tersebut Wabup Marhaen sempat menitikan air mata dan merangkul kedua tersangka pelajar tersebut.

Kedua tersangka tersebut mengaku, dirinya bisa terjerumus ke dalam dunia obat-obatan terlarang karena pengaruh dari teman.

Puluhan tersangka yang berhasil diamankan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk

“Saya berharap betul kepada seluruh pelajar di Kabupaten Nganjuk untuk memilih teman yang benar karana ada teman yang baik dan teman yang malah menjerumuskan,” pungkas Kang Marhaen.

Selanjutnya, untuk para tersangka Narkotika akan dikenakan pasal pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf A UURI no. 35 tahun 2009 dengan acaman hukuman minimal 7 tahun samapi dengan 20 tahun.

Sedangkan untuk tersangka kasus Okerbaya akan dikenakan pasal 196 jo pasal 98 ayat 2, 3 UURI no. 36 tahun 2009, dengan ancaman hukuman 5 tahun sampai 15 tahun.

Selain itu, Pemerintah akan berupaya menggandeng beberapa OPD untuk memberikan sosialisasi ke sekolah – sekolah guna menekan angka pelajar yang terjerumus ke narkoba.(Red)

Check Also

Malam Takbir, Tim Rajawali 19 Bekuk 2 Tersangka Narkoba

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Di malam takbir Idul Adha, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk berhasil mengamankan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *