Sunday , November 29 2020
Home / Hukum & Kriminalitas / Polemik Kasus CV. Adhi Djojo, Sang Direktur Resmi Dilaporkan Ke Polres Kediri
Direktur CV. Adhi Djojo resmi dilaporkan ke Polres Kediri

Polemik Kasus CV. Adhi Djojo, Sang Direktur Resmi Dilaporkan Ke Polres Kediri

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Muchammad Burhannul Karim selaku Direktur CV. Adhi Djojo resmi dilaporkan ke SKPT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Kediri oleh Bagus Setyo Nugroho yang tak lain merupakan wakil direktur CV. Adhi Djojo.

Pelaporan tersebut bermula dari adanya somasi dari PT. Antariksa yang menagih hutang kepada CV. Adhi Djojo.

Kuasa Hukum Bagus Setyo Nugroho, Purwoko SH mengatakan, terkait hutang tersebut seharusnya sudah terbayarkan oleh Karim. Pasalnya, semua pendapatan perusahaan ada di dalam rekening Karim, baik berupa uang tunai ataupun non tunai.

“Kami telah melaporkan dengan dugaan tindak pidana penggelapan itu ke Polres Kediri, karena uang sudah terkuasai dan dimiliki oleh Karim itu sudah jelas pasalnya,” ungkap Purwoko SH saat menggelar rilis di Luv Kitchen & Lounge Kediri, Senin (16/11).

Melalui kuasa hukumnya, Bagus Setyo Nugoro juga menjelaskan, pada bulan Januari 2020 Direktur CV. Adhi Djojo menyatakan bahwa perusahaan memiliki hutang sebanyak 8,5 milyar ke pihak ketiga yang digunakan untuk membiayai perusahaan.

“Lalu, manajemen meminta laporan kerja masa bulan Agustus 2019 sampai Maret 2020. Namun, hingga saat ini belum pernah dipertanggungjawabkan. Bahkan, dalam catatan managemen Agustus 2019 hingga Maret 2020 terdapat omzet 11 milyar,” tegasnya.

Karena kejadian tersebut, kini CV. Adhi Djojo mengalami kerugian sebesar 4M yang diduga diselewengkan oleh Muchammad Burhannul Karim warga Desa Babadan RT/RW 005/002 Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, Direktur CV. Adji Djojo terhitung sejak September 2019 hingga Maret 2020.

Lebih lanjut kata Purwoko SH, bahwa kliennya juga sudah mengklarifikasi Admin CV. Adhi Djojo terkait pengeluaran dan keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan.

“Penggunaan dana kurang lebih sebesar 4 milyar tersebut tidak diketahui oleh klien kami bahkan oleh komisarisnya. Bahkan, beberapa kali klien kami berusaha untuk meminta pertanggungjawaban akan tetapi hingga kini tidak ada komunikasi yang baik,” ujarnya.(Red)

Check Also

Dugaan Kasus Penipuan Bisnis Tambang, Terlapor Juga Korban

KabarNganjuk.com- Diberitakan sebelumnya dimedia ini BS dilaporkan ke Mapolres Nganjuk oleh Muzaki Muhaimin Azah (40th) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *