Saturday , March 20 2021
Home / Politik & Pemerintahan / Pimpin Paparan PUG, Wabup Marhaen : Target Raih Predikat Pertama
Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi saat saat memimpin pemaparan PUG

Pimpin Paparan PUG, Wabup Marhaen : Target Raih Predikat Pertama

KabarNganjuk.com- Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memimpin pemaparan kinerja Program Pengarusutamaan Gender (PUG) ke hadapan verifikator Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Capaian Program Pengarusutamaan Gender (PUG) dinilai makin meningkat, karena pembangunan di Kabupaten Nganjuk yang dipimpin oleh Bupati Novi dan Wabup Marhaen ini semakin menunjukkan keberpihakan kepada perempuan.

Turut mendampingi Wabup Marhaen dalam paparan tersebut berbagai pimpinan OPD terkait, anggota DPRD Kabupaten Nganjuk, LSM Woman Crisis Center (WCC) maupun lembaga perlindungan anak Kabupaten Nganjuk.

Pemaparan PUG dilaksanakan secara virtual

Pada ajang bertajuk Anugerah Pahirta Ekapraya (APE), Wabup Marhaen menyampaikan paparan capaian kinerja Pemkab Nganjuk kepada Kemen PPPA yang mengikuti verifikasi PUG secara virtual dari Jakarta. Verifikasi penilaian PUG tersebut dilaksanakan di Hotel Double Tree by Hilton, Kota Surabaya, Kamis (18/03/2021).

“Pemkab Nganjuk menargetkan meraih predikat utama. Hal itu tergambarkan dengan bukti-bukti pendukung kinerja PUG yang telah dicapai Pemkab Nganjuk. Selain itu, dengan masuknya isu strategis PUG dalam visi misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Nganjuk 2018-2023,” ungkap Wabup Marhaen.

Selain itu, Bupati Novi dan Wabup Marhaen didukung DPRD Nganjuk mematok indikator kinerja Kabupaten Nganjuk Layak Anak dan Responsif Gender. Bahkan, Pemkab Nganjuk juga sudah memenuhi tujuh prasyarat PUG. Pertama, komitmen yang ditunjukkan dengan adanya landasan hukum peraturan daerah (perda), peraturan bupati (perbup), surat keputusan (SK), maupun surat edaran (SE) bupati.

Kedua, kebijakan dan program yang ditunjukkan dengan adanya kebijakan operasional atau teknis. Ketiga, adalah kelembagaan PUG yang ditunjukkan dengan adanya kelompok kerja (pokja), rapat koordinasi (rakor), workshop, dan capacity building.

Keempat adalah sumber daya, baik sumber daya manusia (SDM), dana maupun sarana dan prasarana. Kelima adalah data terpilah yang dapat ditunjukkan dengan adanya profil gender dan statistik gender. Keenam, adalah tools atau penunjang. Seperti panduan, modul maupun bahan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE). Sedangkan ketujuh adalah jejaring atau networking.

Wabup Marhaen juga menjelaskan, dalam rencana aksi PUG, Pemkab Nganjuk menerapkan adopsi strategi lima pilar intervensi masalah kesehatan di Kota Bayu. Yakni stunting, angka kematian ibu (AKI) maupun angka kematian bayi (AKB), serta gizi buruk dengan memanfaatkan teknologi informasi secara sistematis untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan kedudukan, fungsi dan peran dan tanggungjawab laki-laki dan perempuan dalam proses pembangunan SDM yang unggul.(Hms/Red)

Check Also

Wasis Sarjono, BBPP Batu Lakukan Terobosan Baru

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Dukungan Ketua Komisi IV DPR RI Ir. Mindo Sianipar ini merupakan hal yang sangat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *