Tuesday , March 23 2021
Home / Seni Budaya & Pariwisata / Petikan Sajak Hasil Karya Luken
Gus Luken Sunarto

Petikan Sajak Hasil Karya Luken

RASA JATI

Gus Luken Sunarto, 25-4-2020

Istriku,
Tidak banyak yang bisa kuberikan
Di akhir bulan ini, bulan penuh rahmad
Hanya sedikit sisa penghasilanku
Dan Rasa jati sudah mendaging pada diriku
Hanya itu,
sekali lagi
hanya itu
Aku tidak bisa memberikan semua anganmu
Aku juga tidak bisa memberikan semua inginmu
Meski aku tahu, inginmu seperti angan-angan mereka
dan anganmu seperti inginnya-inginnya mereka

Istriku, aku masih selalu ingat
Dulu ketika mereka mendapat dua juta, dua juta
Engkau hanya lima ratus, lima ratus
Dulu ketika mereka mendapat empat juta, empat juta
Engkau hanya sejuta, dan sejuta
Dan dulu ketika mereka mendapat semua gaji-ganji nya
Engkau pun hanya mendapat dua juta.
Itu pun aku harus tidak ngopi di seberang sana.

Istriku, Aku juga tetap ingat
Dulu ketika diri ini sakit, engkau harus merawat dengan penuh ketulusan
Engkau harus merawat dengan banting tulang bersama anak-anak kita
Berapa waktu yang harus engkau habiskan untukku
Berapa duit yang harus engkau habiskan untukku
Berapa senyum yang harus engkau tumpahkan untukku
Aku tak kan lupakan.

Istriku,
Jika hari ini engkau minta kembalinya itu semua
Tetap aku kembalikan.
Katakan,
Jika engkau minta diri ini kembali merawatmu
Pasti akan kurawat dengan tulusku,
Dengan sisa otot tulang-tulangku yang masih ada
sampai engkau merasa bosan
Sampai engkau berpulang
Jika engkau minta diri ini kembalikan duit yang telah engkau habiskan untukku
Pasti akan kugantikan semuanya,
Meski gajiku tiap bulan hanya cukup untuk separo pintamu.
Dan jika engkau minta diri ini kembalikan senyummu untukku
Pasti kugantikan dengan berjuta-juta senyum manisku

Istriku,
Senyumku tetap milikmu
Senyumku tetap seperti yang dulu
Sampai kapan pun
Senyumku tetap untukmu
Selamanya
Dan perlu kau tahu
Aku tetap milikmu.

Istriku,
Namun, jika suatu saat, aku mendahuluimu
Pintaku hanya satu
Berikan rasa jati untukku
tatkala kau ziarahi kuburku

Check Also

Sebagai Wujud Syukur, Abah Solikin Nguri – Uri Budaya Jawa Tedak Siten Dan Tingkeban

Tanjunganom, KabarNganjuk.com- Kebudayaan Jawa seolah menjadi sesuatu yang tidak menarik bagi anak muda, karena di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *