Persiapkan KBM Terbatas, Bupati Novi : Jangan Ada Cluster Baru

  • Bagikan
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Memasuki era New Normal, Pemerintah Kabupaten Nganjuk mulai menggerakkan roda kegiatan di beberapa bidang. Salah satu kegiatan yang kini mulai dipersiapkan adalah kegiatan belajar mengajar yang selama ini dilakukan secara daring karena pandemi Covid-19.

Persiapkan skema pembelajaran di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat bersama Wakil Bupati Marhaen Djumadi, Sekretaris Daerah Mohammad Yasin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan serta seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) se-Kabupaten Nganjuk mengadakan rapat koordinasi untuk membahas hal tersebut. Rapat tersebut dilaksanakan di Aula SMAN 1 Nganjuk, Jumat (07/08).

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi

Dalam sambutannya, Bupati Novi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendukung penuh rencana Pemerintah Provinsi untuk mengembalikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, namun tentu dengan mengedepankan protokol kesehatan.

 

“Kami mendukung penuh, namun harus diperhatikan dulu bagaimana kondisi penyebaran corona saat ini, lalu kesiapan-kesiapan sekolah itu sendiri dalam melaksanakan protokol kesehatan, jangan sampai muncul cluster baru di lingkungan pendidikan,” kata Bupati Novi.

Sementara itu, Wabup Marhaen menambahkan bahwa nantinya akan dilakukan evaluasi setiap bulan agar kegiatan belajar mengajar berjalan baik tapi tidak beresiko terhadap kesehatan anak-anak.

“Kita mendukung program yang dicanangkan oleh Provinsi Jawa Timur, yaitu proses belajar mengajar dengan cara bertahap, terbatas, dan bersyarat,” pungkas Wabup Marhaen.

Pasalnya, Pemerintah Provinsi akan memberlakukan kegiatan belajar mengajar terbatas untuk SMA, SMK dan PKLK dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan bagi siswa.(Hms/Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *