Sunday , November 29 2020
Home / Seni Budaya & Pariwisata / New Putro Budoyo, Geliat Seni Kuda Kepang Yang Hampir Punah

New Putro Budoyo, Geliat Seni Kuda Kepang Yang Hampir Punah

Tanjunganom, KabarNganjuk.com- Seni kuda kepang atau yang biasa disebut jaran kepang di wilayah pulau jawa khususnya jawa timur memang mulai punah, demikian halnya di Kabupaten Nganjuk. Seni kuda kepang ini sudah sulit ditemukan di kota angin ini, namun demikian tidak berlaku untuk grup kudo kepang New Putro Budoyo.

Dipimpin oleh Bopo Suyadi, Kudo kepang New putro budoyo berjuang keras untuk melestarikan pagelaran seni kudo kepang yang memiliki sanggar di Kecamatan Tanjunganom, hingga rela berkeliling dari kampung ke kampung untuk ngamen dan mempertontonkan pagelaran yang memiliki nilai seni tinggi ini.

Tidak tanggung-tanggung, para artis kuda kepang yang tergabung dalam New Putro Budoyo berkeliling dengan membawa peralatan sendiri mulai dari sound system, gamelan, gong, kuda-kudaan yang terbuat dari kepang dan japlokan (kepala kuda yang terbuat dari kayu).

Bopo Suyadi dan Bunda SK

“Dengan berkeliling kampung ke kampung, kami tidak hanya mencari pundi-pundi rupiah. Lebih dari itu, kami juga ingin memperkenalkan budaya jawa kepada generasi muda yang hanya bisa bermain gadget,” kata Bopo Suyadi saat ngamen di Desa Nglinggo Kecamatan Gondang, Rabu (21/10/2020).

Bermula para pecinta seni ini berkumpul dan berlatih kudo kepang, akhirnya sepakat untuk membentuk grup kesenian yang dinamakan dengan New Putro Budoyo. Dengan peralatan seadanya, dan dipimpin bopo Suyadi serta didukung oleh SK Audio yang bergerak di bidang persewaann sound system, kursi dan meja hajatan.

Pagelaran seni kudo kepang New Putro Budoyo ini terdiri dari 25 personil yang mempunyai peran masing – masing, diantaranya sebagai sinden, penabuh gamelan, bopo, barong, kuda lumping dan masih ada lainnya. “Setiap satu kali lakon, rata-rata tarifnya antara 200 hingga 300 ribu rupiah,” pungkasnya.

Sementara bunda SK berharap, grup jaran kepang ini bisa terus dilestarikan dan diminati masyarakat.(Red)

Check Also

Kisah Goa Lowo, Petilasan Angkling Darmo Hingga Makam Pangeran Alif

Ngluyu, KabarNganjuk.com- Goa Margotrisno atau Goa Lowo yang terletak di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *