Sunday , November 29 2020
Home / Koperasi & UKM / Mohammad Zaimmudin, SP, Kembalikan Pupuk Petani Pada KUD
Mohammad Zaimmudin, SP Ketua KUD Adil Makmur Kecamatan Kertosono.

Mohammad Zaimmudin, SP, Kembalikan Pupuk Petani Pada KUD

KabarNganjuk.com – Kembalikan penyaluran pupuk petani kepada Koperasi unit desa KUD, setidaknya hal itu menjadi impian Zaimmudin, SP Ketua KUD Adil Makmur Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk

Kepada redaksi media ini dirinya mengatakan, di Nganjuk memang perlu perhatian khusus terkait pembangunan sektor ekonomi pedesaan, dan diperlukan regulasi untuk mengaturnya, agar sentra usaha tani kedepan bisa kembali kepada KUD, menurutnya ada dua hal yang perlu direvitalisasi di KUD di Kabupaten Nganjuk, pertama usahanya kedua anggotanya.

Dicontohkan Zaimmudin, untuk bidang usaha, satu hal saja soal penyaluran pupuk misalnya, jika dikembalikan lagi ke KUD, saya yakin keberadaan KUD akan bisa bergeliat, dan mulai bergairah kembali, karena KUD adalah lembaga yang memiliki badan hukum yang disahkan pemerintah,  tentunya harus memiliki usaha-usaha profit untuk memperkuat kelembagaannya, mengenai mekanismenya tentu KUD mengikuti prosedur yang ada, jika harus ada penebusan DO pun tetap diupayakan demi kelancaran usaha serta mengembalikan kewibawaan KUD dimata masyarakat.

Lembaga sebagai wadah ada, SDM ada, Sarana ada, tunggu apa lagi, pemerintah tinggal membuat regulasi tentang itu, apakah kedistributor tunggal atau ke pabrikan atau apalah, bukan hal sulit untuk mengembalikan penyaluran pupuk petani kepada KUD, jika pemerintah sekarang bener-bener ingin membangun ekomoni pedesaan melalui pertanian, maka harus memberikan kesempatan kepada KUD untuk mengambil bagian.

Yang berikutnya adalah soal anggota, kata Zaimmudin, keanggotaan KUD harus dilakukan rekapitulasi ulang untuk mengetahui seberapa banyak anggota KUD yang pasif dan yang aktif, menengok sejarah era pada masa itu anggota KUD tidak ada simpanan wajib mereka hanya membayar simpanan pokok saja, iuran wajib hanya dipotong dar fee program untuk memperlancar keuangan KUD, namun saat KUD tidak lagi memiliki usaha program maka, simpanan wajib pun tidak pernah ada yang masuk. “Nah hal ini juga perlu perhatian khusus, harus ada Dinas Koperasi dan UKM di Kabupaten Nganjuk, agar hal-hal semacam ini ada yang mengaturnya,” pungkasnya.

Sementara itu KUD Adil Makmur Kecamatan Kertosono, memiliki usaha antara lain Kemitraan pupuk organik atau bokashi, LPDB Lembaga Penyalur Dana Bergulir dan unit usaha simpan pinjam yang terintegrasi dengan PUSKUD jatim, dengan wilayah kerja meliputi 14 desa antara lain Desa Banaran, Desa Kudu, Desa Kutorejo, Desa Pelem, Desa Bangsari, Desa Drenges, Desa Juwono, Desa Kalianyar, desa Kepuh, Desa Lambang Kuning, Desa Nglawak, Desa Pandan Toyo, DesaTanjung, desaTembarak dan dengan kepengurusan sebagai berikut, Ketua Mohammad Zaimmudin, Sekretaris : Sentot, Bendahraa : Sumartono, Pengawas : H Sidik dan Rois Kurniawan.(Nur/Bj)

Check Also

Suparlan, Kemandirian Petani Harus Terwujud

Rejoso, KabarNganjuk.com- Kemandirian petani harus benar – benar terrealisasi tidak hanya menjadi jargon dan isapan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *