Wednesday , March 24 2021
Home / Politik & Pemerintahan / Layanan Online Terintegrasi, Disdukcapil Siapkan Aplikasi SEDUDO

Layanan Online Terintegrasi, Disdukcapil Siapkan Aplikasi SEDUDO

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil dan Dinas Komunikasi dan Informatika kini tengah merintis layanan kependudukan online dan terintegrasi.

Aplikasi SEDUDO atau Sistem Elektronik Terpadu Daerah Online merupakan layanan Administrasi Kependudukan Online dan Terintegrasi. Dengan aplikasi tersebut, masyarakat kini tidak harus datang ke Disdukcapil untuk mengurus permohonan. Namun, bagi masyarakat yang belum bisa menggunakan aplikasi, bisa mengajukan pelayanan di Kecamatan.

Layanan terintegrasi tersebut memungkinkan masyarakat untuk mengajukan satu permohonan untuk lebih dari satu dokumen kependudukan. Misalnya, mengajukan Akta Kelahiran sekaligus mendapatkan Kartu Identitas Anak dan perubahan Kartu Keluarga.

Rencana itu terungkap dalam pemaparan aplikasi SEDUDO kepada Camat, Perangkat Daerah dan instansi vertikal saat acara Focus Group Discussion (FGD) “Membangun Layanan Publik yang Nyawiji dan Berbasis Elektronik di Kabupaten Nganjuk”, Selasa (23/03/2021), di ruang rapat Anjuk Ladang.

Kepala Diskominfo sekaligus Plt Kepala Disdukcapil Slamet Basuki mengatakan bahwa Indeks SPBE atau E-Government Nganjuk tahun 2020 mendapat skor 2,62 dengan predikat baik. Meningkat dari tahun sebelum 2019 sebesar 2,22 dengan predikat cukup.

“Tahun ini kita targetkan meningkat dengan cara menggelar layanan kependudukan online terintegrasi melalui SEDUDO,“ ungkap Slamet.

Sementara itu, Camat Nganjuk Hari Moektiono, S.STP.,M.AP, mengungkapkan kesiapan kecamatan untuk menggelar SEDUDO. “Kecamatan siap melaksanakan,” ujarnya sembari menekankan perlunya mempertimbangkan peran RT/ RW dalam proses layanan.

Terkait kesiapan desa, Kepala Dinas PMD, Haris Jatmiko, S.Pd, M.Si., mengungkapkan kesiapan pihaknya untuk mendukung penerapan SEDUDO. “PMD siap mendukung pelaksanaan SEDUDO,” ungkapnya.

Diketahui, pembahasan layanan SEDUDO juga dihadiri instansi vertikal di Nganjuk antara lain Pengadilan Agama, Polres, Kantor Kementerian Agama, dan BPJS Kesehatan.

Layanan SEDUDO digelar untuk menindaklanjuti kebijakan Pemerintah melalui Permendagri Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Kependudukan secara Daring dan Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Layanan Kualitas Kependudukan. Saat ini, aplikasi SEDUDO dalam proses pengembangan. Setelah siap, Disdukcapil dan Diskominfo akan menggelar pelatihan untuk aparatur kecamatan dan sosialisasi kepada masyarakat.(Hms/Red)

Check Also

Dengan Tegas, Wabup Marhaen Tolak Impor Beras

KabarNganjuk.com- Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyesalkan sikap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang sepertinya ngotot …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *