Wednesday , October 21 2020
Home / Pertanian & Perkebunan / Hadi Siswanto, Kartu Tani Yang Terintregasi Dibagi Serentak
(kiri) Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Bersubsidi Hadi Siswanto

Hadi Siswanto, Kartu Tani Yang Terintregasi Dibagi Serentak

Rejoso, KabarNganjuk.com- Kartu tani diluncurkan guna meningkatkan kesejahteraan petani. Pasalnya kartu tersebut akan diijek oleh pemerintah dengan besaran yang bervariasi sesuai dengan luasan garap masing-masing petani, dan akan digunakan oleh petani untuk menebus pupuk subsidi yang selama sudah menjadi hak petani sesuai dartar yg tercantum dalam RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) Kabupaten Nganjuk Hadi Siswanto ditemui saat monitoring pelaksanaan pembagian kartu tani dan mesin EDC mengatakan, bahwa pembagian kartu tani yang dilakukan serentak di Kabupaten Nganjuk hari ini Kamis (24/09/2020) adalah bentuk riil pemerintah dalam melindungi petani untuk mengamankan pangan.

Dirinya juga mengatakan, bahwa dalam kartu tersebut terdapat kuota alokasi yang harus diberikan kepada petani penerima sesuai dengan luasan lahan yang digarap petani. Pemegang kartu tani akan melakukan transaksi, dan menggesek kartu tani pada mesin EDC yang ada di kios-kios penyalur pupuk subsidi yang sudah disediakan oleh bank mitra yang sudah ditunjuk, yakni BNI 46.

EDC tersebut serentak dibagikan hari ini yang sudah terproses untuk beberapa hari ke depan. Pasalnya, kartu tani sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Kartu tani ini adalah kartu yang terintegrasi dengan pabrikan, melalui E-RDKK akan diketahui sebelumnya berapa banyak yang harus ditebus oleh distributor dan kemudian dilakukan droping ke kios-kios pupuk subsidi yang ada ditengah-tengah petani.

Penyerahan kartu tani secara simbolis oleh Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi

Sebenarnya target dari Kementrian Pertanian pada tanggal 1 September lalu harusnya sudah bisa digunakan. “Karena ini sifatnya kegiatan nasional, kita tekankan sesegera mungkin bulan ini bisa dipakai dan di aplikasikan,” pungkasnya.

Mekanisme terkait penggunaan kartu tani seperti cara mendapatkan kartu tani dan cara kartu tani agar terinput di E-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) telah dibahas bersama-sama dengan perwakilan bank yang ditunjum dan BPP Binas Penyuluh Pertanian, tingkat kecamatan, operator kios dan langsung dari perwakilan petani atau kelompok tani.

Dirinya berharap, kedepannya ada perubahan yang lebih baik yang awalnya subsidi disematkan ke barangnya sekarang subsidi ter-inject di kartu tani dan bisa lebih tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat penerima. “Saat kartu ini diberikan, subsidinya akan masuk ke kartu tersebut. Petani yang berhak bisa memanfaatkan dan sebagainya. Dengan kata lain, kalau dulu barangnya subsidi yang berpindah namun sekarang subsidinya ada pada kartu tersebut,” tambah Hadi.

Sesuai kesepakatan tata kelola dan regulasi di BPP tingkat kecamatan, jika nantinya ada masalah terkait kartu tani, petani yang dalam wilayah cakupan kerjanya bisa meminta pertimbangan atau arahan koordinasi dengan kios yang ada di Kabupaten Nganjuk.(Red)

Check Also

Kartu Tani Dibagikan Serentak, Wabup Marhaen : Kartunya Dipegang Langsung Oleh Petani

KabarNganjuk.com- Unsur hara dan kontur tanah di Kabupaten Nganjuk dinilai sudah mengalami perubahan. Bahkan muncul …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *