Gelar Sedekah Bumi Senin Pahing, Kades Mungin Beberkan Sejarahnya

  • Bagikan

Gondang, KabarNganjuk.com- Nguri-uri budaya sedekah bumi atau nyadran merupakan kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur atas hasil panen yang cukup dan berkah keselamatan yang telah diberikan oleh Sang Maha Pencipta.

Sedekah bumi juga digelar oleh Pemerintah Desa Losari Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Bertempat di Punden Losari, acara tersebut dihadiri langsung Camat Gondang Darmantono, Kepala Desa Losari Mungin beserta perangkat, Kepala Desa se-Kecamatan Gondang, babinsa, bhabinkamtibmas serta Komunitas Kota Sejuk.

Kepala Desa Losari Mungin

Nampak sekira pukul 09.30 WIB, warga Desa Losari berbondong-bondong menuju punden dengan membawa berkat dari rumah masing-masing. Selain itu, acara sedekah bumi juga diramaikan dengan pagelaran wayang kulit.

Kepala Desa Losari Mungin mengatakan bahwa sedekah bumi atau nyadran ini merupakan warisan budaya leluhur yang harus dilestarikan. Waktu penyelenggaraannya pun juga sudah ditentukan sejak dahulu.

“Dari dulu sudah ditentukan, nyadran atau sedekah bumi di Desa Losari harus digelar pada bulan Selo dan hari Senin Pahing atau Jumat Pahing,” jelasnya.

Pagelaran wayang kulit

Pemilihan hari Senin Pahing atau Jumat Pahing merupakan permintaan nenek moyang dahulu. Sementara, masuk wilayah Punden terdapat beberapa makam yang dikeramatkan oleh warga Desa Losari salah satunya yakni makam Raden Umar Sa’id, makam Nyi Gendro Sari dan makam Raden Sumber.

Sementara, Juru Kunci Punden mbah Sakim mengatakan bahwa warga Desa Losari hanya meneruskan tradisi leluhur dan sudah menjadi kewajiban untuk nguri-nguri budaya jawa (melestarikan budaya jawa).

“Menurut mitos masyarakat Desa Losari dengan mengadakan sedekah bumi ini, mereka yakin kalau panen mereka akan melimpah ruah karena mendapat jangkungan (restu) dari yang mangku desa atau danyang,” ungkapnya.

Meskipun digelar saat masa PPKM Darurat, warga Desa Losari tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Kades Mungin juga seringkali mengingatkan warganya agar tak berkerumun dan selalu memakai masker.(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *