Gelar Rapat 3 Pilar, Tatit Sayangkan Ketidakhadiran Bupati Novi

  • Bagikan
(kiri) Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono

Nganjuk, KabarNganjuk.com- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rapat 3 pilar guna membahas pengelolaan tata kelola di Pemerintah Kabupaten Nganjuk sesuai dengan perintah Dewan Pimpinan Cabang, Kamis (08/01/2021).

Rapat yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Jalan Nganjuk-Surabaya Kecamatan Sukomoro tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Pengurus DPC, serta seluruh anggota fraksi PDIP DPRD Kabupaten Nganjuk.

Tatit Heru Tjahjono menegaskan bahwa pihaknya melalui anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD setempat tetap akan kritis terhadap Pemkab Nganjuk.

“Fraksi PDI Perjuangan harus tetap bersikap kritis, dan tetap memberikan masukan dalam pengelolaan tata kelola di Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Ini sesuai perintah Dewan Pimpinan Cabang,” tegas Tatit.

Sesuai dengan perintah Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, dirinya juga mengingkan adanya komunikasi yang baik antara tiga pilar partai. “Sinergi tiga pilar sangat penting untuk bersama sama membangun Kabupaten Nganjuk,” pungkas Tatit.

Namun, Tatit sangat menyayangkan ketidakhadiran Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam rapat tiga pilar tersebut. Meski selalu diundang, Bupati Novi selalu absen.

“Bupati Novi merupakan salah satu pilar PDI Perjuangan. Karena dmerupakan bupati yang diusung PDI Perjuangan bersama Wabup Marhaen Djumadi dan memenangkan Pilkada Nganjuk 2018 lalu,” ujarnya.

Diketahui, Tatit juga telah melayangkan surat peringatan yang kedua kalinya untuk Bupati Novi. Apabila sampai keluar peringatan ketiga dan Bupati Novi tetap abai, maka PDI Perjuangan dengan tegas akan menarik dukungan terhadap Bupati Novi.

“Kalau peringatan ketiga tetap, maka PDI Perjuangan selaku partai pengusung dimungkinkan akan mengambil kebijakan memilih opsi putus hubungan dengan Bupati dan di mungkinkan untuk oposisi. PDI Perjuangan menarik dukungan terhadap saudara Bupati,” pungkas Tatit.

Sementara itu, dalam pengelolaan Kabupaten Nganjuk selalu melibatkan fraksi dan struktural PDI Perjuangan. “Mengingat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat juga dilahirkan dari PDI Perjuangan maka kehadirannya sangat penting,” tambah Tatit.(Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *