Wednesday , October 21 2020
Home / Koperasi & UKM / Gandeng UPN “Veteran” Jatim, KPPL Nganjuk Gelar Pengembangan Pie Susu Herbal
Wakil Bupati Marhaen Djumadi mempromosikan produk pie susu herbal

Gandeng UPN “Veteran” Jatim, KPPL Nganjuk Gelar Pengembangan Pie Susu Herbal

Tanjunganom, KabarNganjuk.com- KPPL (Komunitas Pengembangan Pangan Lokal) Nganjuk menggandeng Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur dengan menggelar Program Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pengembangan Pie Susu Herbal Berbasis Kearifan lokal di Kemuning Cafe Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, Sabtu (12/09/2020), pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, dari UPN “Veteran” Jawa Timur Dr. Drh. Ratna Yulistiani, MP,. Dr. Ir. Sri Winarti, MP,. Dra. Ec. Kustini, Msi., dan 6 mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan serta anggota KPPL dari 5 Kecamatan yang meliputi Kecamatan Tanjunganom, Kecamatan Prambon, Kecamatan Ngronggot, Kecamatan Kertosono dan Kecamatan Baron.

Dalam sambutannya, Wabup Marhaen mengatakan bahwa produk unggulan dari pie susu herbal ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu pie susu jahe telang, pie susu pandang jahe serai, dan pie susu rosela. Produk ini bisa meningkatkan kesehatan dan daya tahun tubuh.

“Ini lho produk asli Nganjuk yang bisa dikembangkan. Apalagi pelatihan kali ini langsung dipandu tim dari 6 mahasiswa UPN Surabaya. Nantinya, kita berharap betul Kabupaten Nganjuk mempunyai produk-produk lokal yang unggul, yang bisa diangkat ke tingkat regional,” jelasnya.

Wabup Marhaen menegaskan bahwa pie susu ini bukan hanya sekedar makanan untuk mengenyangkan tetapi juga ada kandungan herbalnya untuk kesehatan yang meningkatkan imunitas tubuh.

Imam Syafi’i Ketua KPPL Nganjuk

Selain produk pie susu, Wabup Marhaen juga mengenalkan produk teh yang memanfaatkan bunga Telang sebagai bahan bakunya. Disebut teh bunga Telang, yang juga bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sementara itu, Sri Winarti menegaskan apabila tugas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak dilaksanakan maka tugas sebagai dosen tidak diakui. “Maka dari itu saya harap pie susu herbal ini bisa menjadi ikon di Kabupaten Nganjuk. Kalau pie susu ada di Bali, kalau pie susu herbal hanya ada di Nganjuk,” tegasnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua KPPL Nganjuk Imam Syafi’i berharap anggota KPPL bisa mempraktekkan ilmu yang sudah didapat selama pelatihan kali ini sesui dengan bidang usahanya masing-masing.

Wabup Marhaen ikut mempraktekkan cara membuat pie susu herbal

“Saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk yang diwakili oleh Wakil Bupati Marhaen Djumadi yang telah mendukung pelatihan yang telah kami selenggarakan bersama mitra kami yaitu UPN “Veteran” Jawa Timur,” jelasnya.

Bahkan, Wabup Marhaen juga ikut praktek bersama anggota KPPL dan mempromosikan produk-produk yang akan dikembangkan di Kabupaten Nganjuk yang nanti bisa menjadi ikon makanan khas Kabupaten Nganjuk.(Red)

Check Also

Suwarno, Rapat Anggota Tahunan Agenda Wajib

KabarNganjuk.com- Rapat Anggota Tahunan (RAT) iyalah Agenda wajib setiap badan usaha koperasi, karena di dalamnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *