Sunday , November 29 2020
Home / Hukum & Kriminalitas / Diusir Saat Meliput di RSUD, Sejumlah Wartawan Mengadu ke Polres Nganjuk

Diusir Saat Meliput di RSUD, Sejumlah Wartawan Mengadu ke Polres Nganjuk

KabarNganjuk.com- Wartawan adalah profesi yang secara teratur melakukan sebuah kegiatan jurnalistik mulai dari mencari, memperoleh, memiliki, mengolah, menyimpan dan menyampaikan informasi untuk dipublikasikan atau disiarkan kepada semua masyarakat umum, tujuannya agar mereka dapat memperoleh informasi yang benar, tepat, akurat dan objektif.

Namun tidak demikian di kabupaten Ngajuk, sejumlah wartawan diusur oleh petugas keamanan saat peliputan terkait kasus yang sedang viral yakni meninggalnya bayi perempuan ana dari Feri Sujarwo dan Arum Rusalina warga Desa Sonobekel Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk yang berubah menjadi laki laki,dan iti diketahui setelah mayat sibayi sudah dirumah.

Buntut dari pengusiran tersebut sejumlah wartawan tidak terima dan melaporkan kepada pihak yang berwenang karena profesi wartawan dilindungi Undang -Undang. Aksi mereka didukung oleh organisasi yang menaunginya baik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ikatan Junalis Teletivi Indonesia (IJTI), maupun Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Nganjuk.

para wartawan melaporkan mengaduan pengusiran itu dengan menggandeng kuasa hukum Prayogo Laksono, S.H., M.H., CLI., CLA., CTL., CRA dan Patner.

Andik selaku Ketua PWI Kabupaten Nganjuk mengingatkan kepada semua pihak yang terkait, wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh hukum, dalam hal ini UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, selain merupakan tindak pidana yang dilarang oleh UU Pers. Hal itu juga merupakan pelanggaran berat terhadap asas-asas demokrasi dalam suatu negara.

Ditemui usai melaporkan kejadian tersebut ke Satreskrim Polres Nganjuk, menurut Prayogo Laksono perbuatan hukum secara pidana ada dugaan yaitu melanggar Pasal 18 Undang – Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Nganjuk Iptu Nicolas Bagas mengaku telah menerima aduan yang dilayangkan oleh salah satu wartawan, “Aduan sudah kami terima dan akan kami pelajari lebih lanjut,” pungkas, Iptu Nicolas.(Red)

Check Also

Dugaan Kasus Penipuan Bisnis Tambang, Terlapor Juga Korban

KabarNganjuk.com- Diberitakan sebelumnya dimedia ini BS dilaporkan ke Mapolres Nganjuk oleh Muzaki Muhaimin Azah (40th) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *