Sunday , November 29 2020
Home / Hukum & Kriminalitas / Diiming-Imingi Bisnis Tambang, Muzaki Malah Tertipu Ratusan Juta Rupiah
Muzaki saat didampingi kuasa hukumnya

Diiming-Imingi Bisnis Tambang, Muzaki Malah Tertipu Ratusan Juta Rupiah

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Nasib tak mengenakan menimpa MU (40) warga Dusun Pandanarum RT 002 RW 005 Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk karena kehilangan uang senilai 350 juta setelah ditipu oleh rekan bisnisnya sendiri.

Didampingi kuasa hukumnya, MU mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Nganjuk guna memberikan keterangan dan menyerahkan seluruh bukti-bukti yang dimiliki untuk memperkuat laporannya.

Setelah diperiksa kurang lebih dua jam, Ristika Wahyu Prasetyo kuasa hukum MU menyampaikan bahwa BS merupakan seorang pengusaha asal Malang yang dianggap telah merugikan kliennya.

“Ini sudah dilaporkan, dan laporannga juga telah diterima dengan Nomor : TBL-B/68/XI/RES 1.11/2020/RESKRIM/SPKT Polres Nganjuk,” ungkap Ristika.

Pasalnya, kronologis terjadinya dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut berawal dari tahun 2018 dimana BS bersana dengan beberapa rekan bisnis yang lainnya melakukan pertemuan dengan MU.

“Saat pertemuan, mereka membahas rencana akan membuka bisnis tambang galian C di wilayah Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Karena luas lahannya mencapai 105 hektar, BS memberikan penawaran kepada MU untuk ikut melakukan investasi.

“Karena klien saya berharap keuntungan besar, akhirnya klien saya sepakat untuk ikut berinvestasi di bisnis galian C tersebut dan menyetorkan modal investasi sebesar Rp 350 juta melalui rekening BS,” pungkas Ristika.

Namun, uang Rp 350 juta itu ditransfer dalam dua tahap. Rp 300 juta ditransfer ke rekening BS tanggal 13 Agustus 2020, sedangkan sisanya Rp 50 juta ditransfer ke rekening BS pada 1 September 2018.

Janji hanya tinggal janji, bisnis galian tersebut tak kunjung terealisasi. Bahkan modal investasi yang telah disetor MU juga tidak segera dikembalikan. “Sudah beberapa kali klien kami menagih modal investasi tersebut kepada BS seperti salah satunya melalui WhatsApp, tapi BS selalu berdalih dan tak kunjung mengembalikan uang tersebut,” ungkapnya.

Tidak ada itikad baik dari BS, akhirnya pihak kuasa hukum MU meminta Polres Nganjuk untuk memprosesnya secara hukum.

“Kami serahkan penanganan kasus ini kepada penyidik Polres Nganjuk. Kami yakin, penyidik bisa menangani kasus ini sesuai prosedur berdasarkan fakta hukum yang ada,” tegasnya.(Nur)

Check Also

Dugaan Kasus Penipuan Bisnis Tambang, Terlapor Juga Korban

KabarNganjuk.com- Diberitakan sebelumnya dimedia ini BS dilaporkan ke Mapolres Nganjuk oleh Muzaki Muhaimin Azah (40th) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *