Sunday , January 24 2021
Home / Hukum & Kriminalitas / Didampingi Prayogo Laksono, Belasan Warga Mojoduwur Laporkan Kasus Penipuan

Didampingi Prayogo Laksono, Belasan Warga Mojoduwur Laporkan Kasus Penipuan

KabarNganjuk.com- Ratusan warga Dusun Jatirejo Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos merasa kecewa dengan JM dan SR yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan pengurusan sertifikat tanah pada tahun 2008.

Karena hal itu, Belasan warga Dusun Jatirejo didampingi Prayogo Laksono, S.H., M.H., CLI., CLA., CTL., CRA dan Adi Wibowo selaku kuasa hukum mendatangi Unit I Satreskrim Polres Nganjuk untuk melaporkan kedua terduga pelaku tersebut, Kamis (21/01).

Menurut, Prayogo Laksono yang juga kandidat Doktor Ilmu Hukum di Untag Surabaya, pada bulan Mei 2008, ratusan warga Dusun Jatirejo mengurus sertifikat kepada terduga pelaku. Namun, hingga saat ini sertifikat tersebut tidak kunjung jadi.

Prayogo Laksono, S.H., M.H., CLI., CLA., CTL., CRA.

“Menurut keterangan klien kami, itu merupakan sertifikat mandiri. Jadi, masyarakat dikumpulkan kemudian nanti akan dibantu mengurus sertifikatnya. Namun sampai saat ini tidak jadi, maka dari itu kami mengadukan hal ini kepada Polres Nganjuk,” ungkap Prayogo.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, bahwa terduga terlapor merupakan mantan Kepala Desa Mojoduwur. “Namun, saat kejadian terduga terlapor itu masih aktif menjabat sebagai Kepala Desa Mojoduwur. Jadi, nanti akan dikembangkan dalam hasil penyelidikan di Kepolisian,” ujarnya.

Namun, Prayogo menegaskan bahwa pelaporan ini tidak ada hubungannya dengan pemilihan dan pelantikan SR sebagai Kepala Desa Mojoduwur, dan Ini memang urusan murni pribadi para pelapor yaitu klennya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Yadi (61) salah satu perwakilan warga Dusun Jatirejo menjelaskan, warga diajak musyawarah terkait pembayaran pengurusan sertifikat senilai 380 ribu rupiah per bidang serta pembelian materai 6000 untuk pemberkasan.

“Saat itu, SR menjanjikan dalam kurun waktu 3 bulan sertifikatnya sudah jadi. Dan terkait pembayaran untuk pengurusan sertifikat pun, warga diberi waktu 2 bulan untuk segera membayarkan, namun sampai saat ini tidak ada realisasinya,” pungkasnya.(Red)

Check Also

Kepergok Konsumsi Shabu, Pemuda Ini Diciduk Satresnarkoba Polres Nganjuk

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Satresnarkona Polres Nganjuk berhasil menciduk AH (37) warga Desa Rejoso Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *