Peristiwa – Kabar Nganjuk https://kabarnganjuk.com Autentik Dan Terpercaya Sun, 24 Jan 2021 00:33:44 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.16 Panito Siapkan Akomodasi Untuk Arsyfa Secara Gratis https://kabarnganjuk.com/panito-siapkan-akomodasi-untuk-arsyfa-secara-gratis/ https://kabarnganjuk.com/panito-siapkan-akomodasi-untuk-arsyfa-secara-gratis/#respond Fri, 22 Jan 2021 02:47:34 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11627 Baron, KabarNganjuk.com- Setelah wakil bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, kini giliran Panito pengusaha asli putra daerah Nganjuk yang ikut mengulurkan tangan memantau dan membantu meringankan beban kedua orang tua Arsyfa.

Karena keterbatasan dana, pasangan ini merasa tidak mampu membiayai pengobatan anaknya lebih lanjut. Beruntung, saat wabup Marhaen berkunjung dan menggratiskan biaya pengobatan ke rumah sakit Dr. Soetomo Surabaya.

Penyerahan bantuan kepada Niati, ibu dari Arsyfa

Panito direktur utama PT. Exindo Jatim bersama rombongan mengunjungi Arsyfa di kediamannya dan disambut keluarga Arsyfa, Camat Baron Kasno, Kepala Desa serta Bidan Desa yang selama ini merawat bayi tersebut.

Dirinya berpesan, agar Mulyadi dan Niati tidak bersedih. Pasalnya, Panito akan membantu akomodasi yang dibutuhkan selama Arsyfa menjalani perawatan.

“Saya juga akan membantu secara rutin warga yang membutuhkan. Ini kewajiban kita semua, sudah selayaknya kita membantu dan menolong kalau ada dulur-dulu yang kesusahan. Yang penting ini melatih jiwa kepekaan sosial kita,” pungkasnya.

Drinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya juga akan terus memantau perkembangan kondisi Arsyfa. Terkait kendaraan, Exindo akan menyiapkan akomodasi dan menggratiskan seluruh biaya.

Diketahui, Pasangan Mulyadi dan Niati warga Desa Baron Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk ini setiap harinya hanya bekerja sebagai tukang tambal ban. Bahkan, mereka juga masih menumpang di rumah orang tuanya. Ditambah lagi, kondisi balita Arsyfa yang tentunya sangat membutuhkan uluran tangan dermawan.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/panito-siapkan-akomodasi-untuk-arsyfa-secara-gratis/feed/ 0
Ahmad Subhan: Pembangunan KING di Nganjuk Rugikan Pengusaha Lokal https://kabarnganjuk.com/ahmad-subhan-pembangunan-king-di-nganjuk-rugikan-pengusaha-lokal/ https://kabarnganjuk.com/ahmad-subhan-pembangunan-king-di-nganjuk-rugikan-pengusaha-lokal/#respond Wed, 20 Jan 2021 05:39:37 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11601 Nganjuk, KabarNganjuk.com- Sejumlah pemilik dan pengelola Kuari di Kabupaten Nganjuk merasa kecewa. Pasalnya mereka hanya menjadi penonton didaerahnya sendiri, tatkala pembangunan Kawasan Industri Nganjuk (KING) dimulai dikerjakan, belasan Kuari tidak dilibatkan. Salah satu pengelola Kuari Ahmad Subhan menyampaikan bahwa ini adalah sebuah kecelakaan, ketika Kawasan Industri Nganjuk KING dikerjakan oleh orang luar daerah Nganjuk.

Dirinya menyerukan kepada pemangku kebijakan di Kabupaten Nganjuk agar benar-benar menata dan melaksanakan pembangunan daerah sesuai dengan marwah yang diamanahkan masyarakat. Bahwa pembangunan adalah untuk warga Nganjuk, dilakukan oleh warga Nganjuk dan dari warga Nganjuk sendiri. Harus menggunakan muatan lokal tidak boleh menggunakan potensi dari luar daerah jika ingin Nganjuk lebih maju dan masyarakatnya sejahtera.

Galian tambang

Bahkan, dirinya menekankan pemerintah Kabupaten Nganjuk harus mengimplementasikan pembangunan yang tertera dalam RAPBD sesuai hierarki alur pemerintahan. Agar pembangunan ini hulu hingga hilir terprogram dengan baik, tidak awut-awutan seperti yang terjadi sekarang ini dan harus Holistik atau menyeluruh.

Instrumen yang dibutuhkan apa saja, material yang dibutuhkan apa saja, misalkan timbunan kata Subhan, maka para pemilik Kuari bisa dikumpulkan. Kami memiliki dokumen ekplorasi yang bisa dibaca oleh pelaksana pembangunan pemerintah daerah.

Di Kabupaten Nganjuk ini memiliki belasan Kuari, misalkan di Desa Sudimoroharjo, Desa Bedok Kecamatan Brebek, dua titik di Desa Mlilir Kecamatan Brebek, Desa Mojoduwur Kecamatan Ngetos, Desa Genjeng Kecamatan Loceret, Desa Macanan Kecamatan Loceret, dua titik di Desa Jatigreges Kecamatan Pace dan masih ada lainnya. Namun investor yang masuk diwilayah KING yang melaksanakan kegiatan menimbun di daerah Kecamatan Gondang ternyata menggunakan material dari luar daerah Nganjuk, yakni dari Kediri, apakah hal ini dibenarkan.

Jika hal itu dibiarkan maka, yang menikmati pembangunan ini hanya segelintir orang aja dan tidak mewakili masyarakat Nganjuk pada umumnya, hanya segelintir oknum yang dapat menimbulkan persaingan tidak sehat, “Tujuan pembangunan ini tidak untuk mencari korban, dan mengorbankan masyarakat,” ujar Ahmad Subhan.(Tim)

]]>
https://kabarnganjuk.com/ahmad-subhan-pembangunan-king-di-nganjuk-rugikan-pengusaha-lokal/feed/ 0
Karyawan CV. Adhi Djojo Diduga Gelapkan Uang, Bagus Setyo Nugroho Beri Klarifikasi https://kabarnganjuk.com/karyawan-cv-adhi-djojo-diduga-gelapkan-uang-bagus-setyo-nugroho-beri-klarifikasi/ https://kabarnganjuk.com/karyawan-cv-adhi-djojo-diduga-gelapkan-uang-bagus-setyo-nugroho-beri-klarifikasi/#respond Wed, 20 Jan 2021 04:56:58 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11597 Nganjuk, KabarNganjuk.com- Belum lama ini muncul pemberitaan disalah satu media online bahwa Direktur CV Adhi Djojo Mochamad Burhanul Kharim (37) melaporkan MAR (45) warga Dusun Juwet Desa Juwet Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri atas dugaan penggelapan uang perusahaan sebesar 78.280.000 juta rupiah.

Dalam pemberitaan tersebut, MAR diduga menggelapkan uang hasil penjualan pasir. Karena MAR tidak ada itikad baik, akhirnya pihak CV Adhi Djojo mengadukan permasalahan ini ke pihak berwajib untuk di proses lebih lanjut.

Di tempat yang berbeda, Wakil Direktur CV. Adhi Djojo Bagus Setyo Nugroho mengatakan bahwa kabar penggelapan dana yang dilakukan oleh MAR tersebut tidak benar. Dirinya juga menegaskan, hingga saat ini MAR adalah karyawan CV Adhi Djojo dan bukan pengepul pasir seperti yang diberitakan selama ini, Rabu (20/01/2021).

“MAR itu dilapangan berkewajiban melakukan pembayaran-pembayaran. Seperti halnya kalau ada pasir datang, berarti MAR harus mengeluarkan uang. Dan dia selalu catat untuk apa saja uang itu dikeluarkan. Serta catatan rincian uangnya juga dikirim ke saya. Jadi, penggelapan dana itu yang dimananya,” tegas Bagus.

Imam Ghozali, S.H., M.H selaku kuasa hukum MAR

Dikonfirmasi melalui video call, MAR menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan penggelepan dana. Bahkan, dirinya juga mempunyai rincian tertulis terkait pemasukan dan pengeluaran uang selama dilapangan.

Sementara itu, Imam Ghozali, S.H., M.H kuasa hukum MAR mengatakan bahwa apa yang dilaporkan direktur CV Adhi Djojo terhadap MAR itu tidak tepat. Pasalnya, MAR bukan pengepul liar tetapi masih aktif sebagai karyawan CV Adhi Djojo.

“MAR resmi dan sah diberi tugas untuk mengelola keuangan dilapangan untuk melakukan pembayaran sekaligus melakukan kewajiban-kewajiban langsung dilapangan. Sehingga kalau ada tuduhan penggelapan uang saya, selaku kuasa hukum MAR itu tidak benar karena kliennya punya rincian uangnya,” jelasnya.

Perlu diketahui, sampai saat ini CV Adhi Djojo masih dalam sengketa perdata antara Direktur dan Wakil Direktur di Pengadilan Negeri Kediri. Dimana Wakil Direktur dikeluarkan secara sepihak oleh Direktur.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/karyawan-cv-adhi-djojo-diduga-gelapkan-uang-bagus-setyo-nugroho-beri-klarifikasi/feed/ 0
Terlahir Tanpa Bola Mata, KPS Nganjuk Ikut Meringankan Beban Arsyfa https://kabarnganjuk.com/terlahir-tanpa-bola-mata-kps-nganjuk-ikut-meringankan-beban-arsyfa/ https://kabarnganjuk.com/terlahir-tanpa-bola-mata-kps-nganjuk-ikut-meringankan-beban-arsyfa/#respond Sun, 17 Jan 2021 11:32:51 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11560 Baron, KabarNganjuk.com- Kompak Penuh Solidaritas (KPS) Nganjuk untuk sementara meniadakan kegiatan Giat Koin Peduli. Hal tersebut dilakukan sesuai anjuran pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk tidak membuat kerumunan dalam rangka memutus mata ranti penyebaran virus Covid-19, Minggu (17/01/2021).

Ketua KPS Nganjuk Minarsih mengatakan bahwa pihaknya tetap menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan. Kali ini, KPS Nganjuk menyerahkan bantuan berupa 2 paket sembako kepada pasangan Mulyadi (39) dan Niati (32) warga Dusun Padasan Desa Baron Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk.

“Namun saat menyerahkan paket sembako tersebut, hati saya terketuk ketika melihat kondisi anak dari pak Mulyadi dan bu Niati yang bernama Arsyfa Bilqis Nabiha. Karena Arsyfa terlahir tanpa bola mata,” jelasnya.

Penyerahan bantuan sembako

Tidak hanya 2 paket sembako, Minarsih menjelaskan, setiap anggota KPS Nganjuk juga patungan mengumpulkan dana untuk meringankan beban kedua orang tua Arsyfa.

“Minggu depan Kompak Penuh Solidaritas akan membantu menyampaikan kondisi adik Arsyfa melalui surat dari Pemerintahan Desa Baron yang ditujukan kepada Pemerintahan Kabupaten Nganjuk, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan DPRD Komisi lV Kabupaten Nganjuk agar mendapat pehatian,” ungkap Minarsih.

Diharapkan, akan semakin banyak donatur yang mau berdonasi untuk membantu keluarga Mulyadi dan kesembuhan anaknya yaitu Arsyfa.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/terlahir-tanpa-bola-mata-kps-nganjuk-ikut-meringankan-beban-arsyfa/feed/ 0
Tuntut Haknya Dipenuhi, Karyawan PT. Gunawan Fajar Mengadu Ke Pengawas Ketenagakerjaan https://kabarnganjuk.com/tuntut-haknya-dipenuhi-karyawan-pt-gunawan-fajar-mengadu-ke-pengawas-ketenagakerjaan/ https://kabarnganjuk.com/tuntut-haknya-dipenuhi-karyawan-pt-gunawan-fajar-mengadu-ke-pengawas-ketenagakerjaan/#respond Fri, 15 Jan 2021 05:55:09 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11540 Nganjuk, KabarNganjuk.com- Sejumlah karyawan PT. Gunawan Fajar yang terletak di Desa Jegreg Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk berbondong-bondong mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja Jalan Kapten Kasihin HS No. 3 Nganjuk, Jumat (15/01/2021) pagi.

Sekira pukul 08.30 WIB, rombongan karyawan dari PT. Gunawan Fajar tiba di Balai Latihan Kerja Nganjuk dan diterima baik oleh Fifin Dwi Novianti selaku Kasub Korwil Nganjuk Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya, mereka berkumpul di Aula BLK Nganjuk dan menulis surat pengaduan yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan melakukan cross check ke perusahaan yang bersangkutan untuk menyelesaikan kasus tersebut.

(tengah) Fifin Dwi Novianti selaku Kasub Korwil Nganjuk Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Timur

Fifin Dwi Novianti menjelaskan bahwa maksud dan tujuan karyawan PT. Gunawan Fajar ke BLK adalah untuk mengadukan haknya. Beberapa ada yang mengadu terkait THR (Tunjangan Hari Raya) yang belum dibayar serta keterlambatan upah.

“Selain itu, ada karyawan mengadu kalau dirinya belum diikutkan BPJS, kemudian status karyawan yang belum kerja masih belum jelas itu yang mereka tanyakan,” jelas Fifin.

Karyawan PT. Gunawan Fajar menulis surat pengaduan

Menurut laporan, THR karyawan yang jatuh pada bulan Mei 2020 masih belum diberikan. Bahkan, beberapa bulan terakhir gaji karyawan juga belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

“Menurut absen ada 18 karyawan PT. Gunawan Fajar yang datang kesini dengan status karyawan yang masih aktif dan juga ada karyawan yang sudah resign dalam artian bukan di PHK tapi mereka keluar sendiri,” pungkasnya.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/tuntut-haknya-dipenuhi-karyawan-pt-gunawan-fajar-mengadu-ke-pengawas-ketenagakerjaan/feed/ 0
36 Jurnalis Ikuti Pra UKW Gel. II, Suwarmin : KEJ Sebagai Evaluasi Kerja Wartawan https://kabarnganjuk.com/36-jurnalis-ikuti-pra-ukw-gel-ii-suwarmin-kej-sebagai-evaluasi-kerja-wartawan/ https://kabarnganjuk.com/36-jurnalis-ikuti-pra-ukw-gel-ii-suwarmin-kej-sebagai-evaluasi-kerja-wartawan/#respond Thu, 14 Jan 2021 09:05:32 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11530 KabarNganjuk.com- Kode Etik Jurnalistik adalah meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan, menjadi acuan sistem evaluasi kerja wartawan oleh perusahaan dan menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik. Demikian disampaikan oleh Suwarmin salah satu narasumber di Pra UKW (Ujian Kompetensi Wartawan) yang diselenggarakan oleh Solopos Institute PT. Aksara Solopos, Kamis (14/01/2021).

“Seorang jurnalis tidak boleh menerima amplop atau uang dari narasumber, itu sudah termasuk suap. Selain itu, jurnalis juga wajib menyembunyikan identitas narasumber apabila narasumber yang dimaksud tersandung kasus kriminal dan asusila atau bisa disebut anonim,” ungkap Suwarmin.

Sebanyak 36 jurnalis yang tersebar dari seluruh Indonesia mengikuti Pra UKW gelombang II secara aktif dan tertib. Tidak hanya jurnalis dari pulau Jawa, Beberapa jurnalis dari pulau Kalimantan dan pulau Sulawesi juga nampak dalam kegiatan Pra UKW untuk persiapan menuju Uji Kompetensi Wartawan yang akan digelar pada tanggal 30-31 Januari 2021 di PT. Aksara Solopos.

Dalam pelaksanaannya, Uji Kompetensi Wartawan ini dibagi menjadi 3 jenjang yakni jenjang muda untuk reporter yang melakukan kegiatan, jenjang madya untuk redaktur yang mengelola kegiatan serta jenjang utama untuk pimpinan yang mengevaluasi dan memodifikasi kegiatan.

Selain Suwarmin sebagai narasumber yang memberikan materi terkait Kode Etik Jurnalistik, kegiatan yang digelar secara daring via aplikasi Zoom dengan moderator Sholahuddin selaku direktur PT. Aksara Solopos tersebut juga mengundang dua narasumber lainnya yakni Rini Yustiningsih dan Syifaul Arifin yang mengulas materi tentang Cara Menulis Berita Dengan Benar dan Teknik Uji Kompetensi Wartawan.

Sementara itu, Agung Santoso selaku koordinator rekan-rekan media yang akan mengikuti UKW gelombang 2 merasa lega karena Pra UKW berjalan dengan lancar dan tertib. “Mereka begitu aktif berdiskusi dengan pemateri dan itu artinya feedback yang baik, tentunya saya berharap semua peserta lulus dan berkompeten,” jelasnya.(Nur)

]]>
https://kabarnganjuk.com/36-jurnalis-ikuti-pra-ukw-gel-ii-suwarmin-kej-sebagai-evaluasi-kerja-wartawan/feed/ 0
Kades Syarif Berduka, Istri Tercinta Berpulang Ke Rahmatullah https://kabarnganjuk.com/kades-syarif-berduka-istri-tercinta-berpulang-ke-rahmatullah/ https://kabarnganjuk.com/kades-syarif-berduka-istri-tercinta-berpulang-ke-rahmatullah/#respond Fri, 08 Jan 2021 05:54:42 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11459 Baron, KabarNganjuk.com- Kepala Desa Sambiroto Ahmad Syarif Peny Kurniawan kini tengah berduka cita setelah melepas kepergian sang istri tercinta Alfiati pulang ke Rahmatullah. Puluhan orang berkumpul untuk takziah dan turut mengantarkan Almarhumah ke tempat peristirahatannya yang terakhir, Jumat (08/01/2021).

Wabup Marhaen nampak dalam takziah

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Camat Baron Kasno, Pengurus Parade Nusantara seperti halnya Kades Talang Suparlan, Joko Kades Singkal dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Baron, sahabat, sanak saudara dan handai taulan. Terlihat juga Dedy Nawan Ketua Assosiasi Kepala Desa Nganjuk.

Bertempat dirumah duka kediaman Kades Syarif, acara tahlil tersebut dipimpin langsung oleh Camat Baron Kasno.

Kepala Desa se-Kecamatan Baron

Kades Syarif mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan-rekan perangkat desa se-Kabupaten Nganjuk yang turut mendoakan kepergian Almarhumah Alfiati. “Saya juga mohon maaf atas semua kesalahan almarhumah semasa hidupnya,” ungkapnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Wabup Marhaen yang menyempatkan hadir dengan memberikan doa.

Karangan bunga dari DPD Parade Nusantara Kabupaten Nganjuk

Suparlan mewakili DPD Parade Nusantara Kabupaten Nganjuk menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. “Semoga Kades Syarif diberi ketabahan dan keikhlasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AKD Nganjuk Dedy Nawan juga turut mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Kepala Desa Sambiroto. “Semoga almarhumah ditempatkan disisinya dan khusnul khotimah. Serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkas Dedy.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/kades-syarif-berduka-istri-tercinta-berpulang-ke-rahmatullah/feed/ 0
Diguyur Hujan, Tiga Desa Terendam Banjir https://kabarnganjuk.com/diguyur-hujan-tiga-desa-terendam-banjir/ https://kabarnganjuk.com/diguyur-hujan-tiga-desa-terendam-banjir/#respond Wed, 06 Jan 2021 23:06:32 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11419 KabarNganjuk.com- Hujan yang mengguyur wilayah kab. Nganjuk pada pukul 14.30 Wib hingga pukul 17.00 Wib mengakibatkan Luapan sungai di beberapa wilayah hingga masuk kepemukiman warga, Rabu (06/01) malam.

Dari laporan BPBD Kab. Nganjuk, beberapa wilayah yang tergenang air sungai yakni di Rt 02 Rw 03 Dusun Bringkil, Desa Grojogan Kec. Berbek dengan Tinggi Muka Air (TMA) 15 Cm di jalan, namun sudah mengalami penurunan.

Kemudian, di RT 07 RW 08 Dusun Sekarputih Desa Sekarputih Kec. Bagor dengan TMA Jalan 20 Cm, namun tren masih mengalami kenaikan. Lalu, di Dusun Rowodoro Ds. Sekarputih Kec. Bagor dengan TMA  Jalan  30 cm sampai 40 cm, hingga masuk ke hunian warga mencapai 15 cm

Akibat luapan air sungai tersebut, ada duat titik tanggul jebol yakni di Dusun Rowodoro Desa Sekarputih. Unsur terlibat atas kejadian tersebut adalah BPBD Nganjuk, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Perangkat Desa, dan BP 1318 Pramuka.(Red)

]]>
https://kabarnganjuk.com/diguyur-hujan-tiga-desa-terendam-banjir/feed/ 0
Tebing Di Dusun Kemukus Longsor Menutup Badan Jalan https://kabarnganjuk.com/tebing-di-dusun-kemukus-longsor-menutup-badan-jalan/ https://kabarnganjuk.com/tebing-di-dusun-kemukus-longsor-menutup-badan-jalan/#respond Tue, 05 Jan 2021 10:12:53 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11394 Sawahan, KabarNganjuk.com- Berita terkini, telah terjadi longsor di Dusun Kemukus Desa Ngliman Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk. Dari data yang diterima redaksi, dua orang petugas BPBD telah meluncur ke lokasi untuk melakukan tindakan tanggap bencana di lokasi.

Penyebab longsor diduga karena intensitas hujan yang cukup deras sejak pukul 13.00 WIB.

Longsoran tanah yang menutup akses jalan tersebut merupakan tebing sisi badan jalan. hingga berita ini diturunkan kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut di lapangan.(Nur)

]]>
https://kabarnganjuk.com/tebing-di-dusun-kemukus-longsor-menutup-badan-jalan/feed/ 0
Wahyu Didampingi KPS Minta Maaf Kepada Pemdes Mojorembun https://kabarnganjuk.com/wahyu-didampingi-kps-minta-maaf-kepada-pemdes-mojorembun/ https://kabarnganjuk.com/wahyu-didampingi-kps-minta-maaf-kepada-pemdes-mojorembun/#respond Tue, 05 Jan 2021 07:52:36 +0000 https://kabarnganjuk.com/?p=11390 Rejoso, KabarNganjuk.com- Wahyu ktifis perempuan asal Desa Ngangkatan Kecamatam Rejoso yang sempat memviralkan Budi (45) warga Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso kini mengakui khilaf dan minta maaf, Selasa (05/01/2021).

“Mungkin ini salah saya juga, karena saya diberi kabar pak Bambang gondrong bahwa ada warga Mojorembun yang tidak mendapatkan perhatian sama sekali dari pemerintah desa, spontan saya tertarik untuk melihatnya secara langsung, sorenya saya bergegas ke Mojorembun dengan faktor kemanusiaan,” ujar Wahyu.

“Namun, sayangnya saya tidak lagi mencari info dari tetangga terkait hal itu, dan foto yang saya ambil langsung saya unggah di Facebook melalui akun saya, dan viral. Saya baru tahu bahwa saya melakukan kesalahan saat Kompak Penuh Solidaritas bersama Pemdes ke lokasi langsung di rumah Budi, ternyata rumah itu bukan milik Budi, ini salah saya, saya minta maaf kepada Pemdes Mojorembun,” pungkas Wahyu.

Sementara itu Budi yang lagi viral, dihadapan Ketua RW 1 dan perangkat desa, mengakui bahwa tanah dan rumah tersebut memang bukan miliknya dan masih milik kakek-neneknya yang bernama Wosoredjo sesuai yang tertera di atas dinding depan rumahnya, bahkan dirinya juga mengakui bahwa setiap bulannya menerima bantuan dari Kemensos berupa PKH.(Nur)

]]>
https://kabarnganjuk.com/wahyu-didampingi-kps-minta-maaf-kepada-pemdes-mojorembun/feed/ 0