Sunday , January 24 2021
Home / Politik & Pemerintahan / 48 Tumpeng Warnai Peringatan HUT PDI Perjuangan
Pemotongan tumpeng

48 Tumpeng Warnai Peringatan HUT PDI Perjuangan

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Kekecewaan Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono kepada Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat atas ketidakhadirannya pada acara-acara penting partai. Bahkan, surat teguran juga pernah dilayangkan namun tidak ada tanggapan dari Bupati Novi.

Diketahui, Bupati Novi juga tidak hadir dalam peringatan HUT Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ke 48 yang di gelar di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk hari minggu kemarin (10/01/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, tokoh-tokoh PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk serta undangan Panito pimpinan Exindo 57 serta Sutikno pimpinan Borneo Jaya Sakti serta para tokoh di Kabupaten Nganjuk.

Seluruh simpatisan ranting PAC dan pengurus partai yang hadir ikut mendengarkan pidato Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo melalui video conference aplikasi Zoom.

Namun, Bupati Novi tidak terlihat hadir mengikuti acara peringatan HUT PDI Perjuangan. Diketahui, telah disediakan 48 tumpeng seperti usia PDI Perjuangan yang ke 48 tahun. Tumpeng yang telah disediakan, nantinya setelah acara akan dibagi-bagikan kepada warga.

Panito pimpinan Exindo 57 serta Sutikno pimpinan Borneo Jaya Sakti sebagai salah seorang pengusaha sukses yang ada di Kabupaten Nganjuk merasa sangat terkesan dan terhormat dapat hadir dalam acara HUT PDIP di kantor DPC PDI Perjuangan. Dirinya menyampaikan bahwa PDI Perjuangan akan trus dapat ikut meyejahterakan masyarakat.

Dalam sambutannya, Tatit Heru Tjahjono menyampaikan bahwa pada HUT PDI Perjuangan ke 48 diselenggarakan secara sederhana namun berkesan. Apalagi masih pandemi Covid-19. Dirinya juga menjelaskan, sesuai intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Yaitu tentang pentingya menjaga kesolidan kekompakan tiga pilar, dari mulai eksekutif, legislatif, dan struktural partai. Untuk sekarang ini, tiga pilar di Kabupaten Nganjuk belum sepenuhnya maksimal atau kurang maksimal, dikarenakan sulitnya berkoordinasi dengan Bupati Novi,” jelasnya.

Menurut Wakil Bupati Marhaen Jumadi ditanya terkait tidak kehadiran Bupati Novi, menurutnya Bupati Novi berhalangan hadir dikarenakan ada kegiatan lain.

Senada dengan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Ida Bagus Nugroho, sesuai arahan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa pentingnya menjaga kekompakan 4 pilar di daerah, menjaga sinergi dan koordinasi agar terjalin dengan baik.

“Jika bagi petugas partai, eksekutif, legislatif atau struktural partai PAC atau ranting yang tidak sejalan dan sulit dikoordinasikan akan di ajukan evaluasi, teguran, hingga cabut dukungan partai,” pungkasnya.

Diketahui, acara yang di anggap penting tidak dihadiri Bupati Novi untuk kesekian kalinya. Kekecewaan juga di sampikan Tatit serta Ida Bagus, partai yang dulu ikut mengusungnya menjadi Bupati Nganjuk hingga saat ini sulit di ajak koordinasi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, surat teguran dari PDI Perjuangan Nganjuk untuk Bupati Nganjuk sudah beberapa kali dikirim, namun hingga saat ini koordinasi komunikasi di antara PDI Perjuangan Nganjuk dan Bupati Novi masih kurang baik.(Tim)

Check Also

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Nganjuk Berlalukan Sistem Kerja Shift Untuk ASN

Nganjuk, KabarNganjuk.com- Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 061.2/76/411.032/2021 tentang penyesuaian sistem …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *