oleh

Kuliner Ala Plt. Bupati Nganjuk, Kerupuk Pecel Bu Penik

Kabarnganjuk.com – Makanan khas Nganjuk kerupuk pecel bu Penik. Cara membuat dan rasanya yang khas banyak pelanggan tidak ragu untuk datang dan membeli kerupuk pecel bu Penik.┬áBegitu mengincipi rasa kerupuk pecel bu Penik, orang akan kembali datang untuk membeli.

Kerupuk pecel bu Penik di buka pertama kali pada tahun 1998. Bu Penik adalah orang yang pertama kali membuka usaha kerupuk pecel bu Penik yang khas tersebut dan sampai saat ini masih bertahan dan menjadi usaha keluarga.

Hari ini (13/05) Plt. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melakukan kuliner dan memilih untuk mendatangi kerupuk pecel bu Penik, Plt Bupati Nganjuk mengatakan rasa kerupuk pecel sangat enak dan isi sayurannya juga bermacam-macam, tahu serta ote-otenya juga masih hangat, itu menjadi terasa lebih enak saat di makan.

“Saya sedang menikmati kuliner namanya krupuk pecel khas nganjuk bu penik. Ini setiap hari rame sekali, rasanya jangan kuwatir, rasanya mak nyuss sekali nikmatnya makan kerupuk pecel. Disini ada tahunya, sayurnya sebenarnya kalau lengkap itu 12 macam, ada kacang, kecipir, kembang turi, rebung, kecambah, kenikir, kecambah, .” Tuturnya

Dalam kesempatan yang sama Plt. Bupati Nganjuk Marhaein Djumadi mengatakan adapun upaya untuk wirausaha agar lebih maju dan meningkatkan kuliner masyarakat di Nganjuk agar lebih menumbuhkan ekonomi bagi masyarakat Nganjuk.

“Kita dorong untuk masyarakat yang punya jiwa-jiwa wirausaha maka buatlah makanan-makanan khas nganjuk yang punya ciri pembeda termasuk hari ini makan krupuk pecel bu penik, kemudian nasi pecel bledek, nasi becek, nasi pecel godong jati, makan asem-asem kambing. Maka semakin banyak jenis kuliner semakin bagus. Masyarakat tidak kemana-mana tetapi belanjanya hanya di kabupaten nganjuk. Ini yang akan menghidupkan pertumbuhan ekonomi di kabupaten nganjuk. Mungkin bulan agustus kita akan coba untuk menggelar festival makanan khas nganjuk.” Tambahnya

Pada saat yang sama Sri Wahyuni mengatakan bahwa ciri khas dari kerupuk pecel bu penik ini ada sebagai pengganti nasi, ada sayur rebung dan juga cara memasaknya yang masih khas memakai tungku.

“Kerupuk pecel yang disini bikin khasnya itu makannya pakai tahu, pakai sayur-sayurnya lengkap ada 12 macam sayur dan yang bikin khasnya lagu sayurnya ada eebung, karena tidak semua tempat itu ada dan disini alhamdulillah tiap hari tersedia sayur rebung. Ini yang bikin ciri khasnya itu keluar dari rasa sayurnya jadi lebih sedep, juga cara pembuatannya juga masakannya tidak pakai elpiji. Jadi pakai kayu, jadi alami, jadi baunya terasa banget bau sedepnya.” Ungkapnya

Di kesempatan lain Penik selaku pemilik kerupuk pecel ini mengatakan bahwa dahulu awalnya usaha ini hanya usah kecil yang di jual nasi pecel, jenang sum-sum dan kerupuk pecel. Ternyata dari keiganha itu yang laris dan banyak diminati adalah kerupuk pecelnya.

“Sebelumnya saya jualan buah di pasar, karena tidak lalu terus saya jualan nasi pecel, jenang sum-sum dan jual pecel sedikit, nasi pecelnya tidak seberapa laku jadi yang laku kerupuk pecelnya.”

Nana pembeli yang berasal dari Kertosono mengatakan bahwa kerupuk pecel bu penik ini rasanya sangat khas dan sangat enak. “Makanan kerupuk pecel bu penik ini rasanya khas sesuai dengan lidah masyarakat Nganjuk dan tidak terlalu pedas.” Katanya

Untuk bahannya sehari bisa menghabiskan 20kg sambel pecel, 800 biji tahu dan itu juga untuk di buat tahu isi, tepung terigu sekitar 25kg. Omsetnya perhari bisa mencapai sekitar 3 – 4 juta rupiah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed