oleh

Petani Keluhkan Harga Bawang Merah Kepada Mbak Puan

-Politik-491 views

Rejoso, KabarNganjuk.com- Terjun langsung ke lahan pertanian (sawah), Ketua DPR RI Puan Maharani mendengar langsung keluhan petani di Desa Mojorembun Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk dan menanam bawang merah bersama petani wanita, Selasa (21/12/2021)

Acara Kunjungan kerja dan Dialog bersama Ketua DPR RI tersebut, dihadiri Fraksi PDI Perjuangan Dapil VIII Jatim Ir. Mindo Sianipar, Plt. Bupati Nganjuk Kang Marhaen, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, Kapolres Nganjuk Boy Jackson Situmorang, Forpimcam Rejoso, Kepala Desa se-Kecamatan Rejoso dan OPD terkait.

Puan Maharani saat melakukan dialog bersama para petani.

Usai menanam Barang Merah Puan Maharani melakukan dialog bersama para petani bawang merah di pendopo Balai Desa Mojorembun, terlihat saat akan memulai dialog bersama para petani se- Kecamatan Rejoso, Puan Maharani disambut yel – yel dari masyarkat desa “Puan…! Presiden…! Puan…! Presiden…!”.

Dalam dialog tersebut rata-rata para petani mengeluhkan harga bibit bawang merah, pupuk dan obat untuk bertani yang mahal, bahkan saat panen tiba, harga jual bawang merah menurun, sehingga tidak sebanding dengan biaya perawatannya.

Dalam sambutannya Puan Maharani mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait keluhan yang telah disampaikan para petani bawang merah di desa mojorembun kecamatan rejoso kabupaten nganjuk, “Kita akan mencari solusinya, saya akan cek kembali setelah panen bawang merah tepatnya dibulan Februari 2022 mendatang, mudah-mudahan harga bawang merah bisa lebih tinggi,” Ujarnya.

Plt. Bupati Nganjuk saat menerima bantuan untuk para petani bawang merah.

Sementara di temui usai acara Kunjungan Kerja dan Dialog bersama Kuetua DPR RI Puan Maharani, Kelapa Desa Mojorembun, Bambang Suparno mengatankan, dengan adanya program ini di harapkan dapat memberikan solusi dan perhatian khususnya dari pemerintahan.

“Penanaman bawang merah kali ini sebagai wujud perhatian Ibu Ketua DPR RI, terhadap kondisi petani bawang merah yang ada di Kabupaten Nganjuk, karena dibeberapa session tanam bawang merah mengalami kerugian. Mudah – mudahan ini kita diberikan solusi, minimal kita diberikan harga yang stabil, setiap musim panen petani diuntungkan,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Puan Maharani juga memberikan bantuan kepada kelompok tani dengan rincian 39 unit pompa air, 20 unit spriyer, 20 unit traktor roda dua, 10 unit cultivator, dan bibit bawang merah untuk 10 Ha.(red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed