Jadikan Vaksin Sebagai Perisai Anak, Sman 1 Kertosono Siap Laksanakan PTM Terbatas

  • Whatsapp
banner 468x60

KabarNganjuk.com- Vaksinasi bagi siswa di wilayah Kabupaten Nganjuk telah bergulir. Program Pemerintah ini dilaksanakan untuk mendukung persiapan Pelaksanaan Tatap Muka (PTM) terbatas di seluruh sekolah. Hal ini juga dilaksanakan di SMAN 1 Kertosono, Rabu (15/09).

Bertempat di Aula SMAN 1 Kertosono, kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk siswa siswi SMAN 1 Kertosono ini dilaksanakan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Kabupaten Nganjuk.

Bacaan Lainnya

Sejumlah 500 siswa yang terdiri dari kelas X dan XI dan 30 orang dari keluarga guru telah mendapatkan vaksin dosis 1. Kegiatan ini merupakan tahap ke 2 gelombang 1. Sedangkan tahap pertama telah dilaksanakan beberapa minggu yang lalu dengan sasaran kelas XII dan XI.

Terlihat antusias dan proaktif siswa serta peran aktif guru, menjadikan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Banyak siswa yang menyampaikan keluhannya kepada petugas, sehingga memudahkan para petugas melakukan tindakan.

“Masih banyak siswa yang belum bisa mendapatkan vaksin dosis 1, karena alasan sakit, diantaranya batuk, flu dan panas, namun 75 persen siswa SMAN 1 Kertosono telah tervaksin, hal ini sangat penting sekali dan membantu proses pembelajaran. Diharapkan setelah semua siswa mendapatkan vaksin nantinya ada kekebalan kelompok di SMAN 1 Kertosono” ungkap Putut Herwidodo, S.Pd selaku Waka Kesiswaan yang sekaligus sebagai ketua pelaksana.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Kertosono Ibnu Mudzakir, M.Pd.I, menyampaikan, salah satu syarat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) adalah vaksinasi, diharapkan semua siswa, guru dan staf telah mendapatkan vaksin sehingga SMAN 1 Kertosono dapat melakukan PBM 100 persen.

“Apalagi Kabupaten Nganjuk masuk dalam level 2 semoga tak lama lagi masuk kategori level 1. Saya berharap kepada orang tua murid untuk membantu mendorong dan menyadari akan pentingnya vaksinasi terhadap putra putrinya,” tuturnya.

Sementara itu dr. Mustika selaku koordintor tim medis dari RS. Bhayangkara Nganjuk mengungkapkan Dengan adanya vaksin anak akan terlindungi apabila terjadi penularan di luar rumah. Proses perjalanan ke sekolah memakai fasilitas umum, kemungkinan adanya penularan besar sekali, jika mereka telah divaksin gejalanya tidak terlalu berat.

“Jadi vaksin ini sangat penting sekali untuk anak-anak yang sebentar lagi akan memasuki PTM. Semoga dengan pemberian vaksin yang merata dapat dijadikan perisai bagi mereka,” pungkasnya.(red/smaker)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *